Sabtu, 2007 Oktober 27

Rumah Dijual Jl. Sambisari Sorogenen Sleman Jogjakarta

Dijual Rumah Tinggal Mewah dengan Halaman Luas
Strategis, dapat 2 jalan aspal besar,
Hanya 5 Menit dari Bandara Adisucipto,
Bisa untuk wisma / mess karyawan dan kantor

SHMP, LT. 1.200 m2 LB. 500 m2, LD. 20m, 2 lantai, Hadap Timur
7Kt, 5 Kmdlm, Musholla, dapur, Sumur jet-pump/ Water Torn,
teras depan, balkon, halaman luas depan dan belakang,
telp, garasi, Listrik 1300 Watt.
Offer Prize 1,75 M.

Kamis, 2007 Oktober 18

PU akan tindaklanjuti pembebasan tanah

Rabu, 26/09/2007 16:30 WIB

JAKARTA (Antara): Departemen Pekerjaan Umum akan menindaklanjuti kebijakan pembebasan tanah seperti kepastian mengenai waktu pembebasan tanah agar tidak berlarut-larut.
"Perlu ada penyesuaian terhadap peraturan terkait dengan terobosan pembebasan tanah yang diajukan Wapres," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto kepada wartawan di Jakarta hari ini.
Terobosan peraturan, menurut Djoko, diperlukan mengingat untuk pembebasan tanah menggunakan uang negara sehingga pelaksanaan harus dapat dipertanggungjawabkan tetapi memberi kepastian untuk percepatan.
Djoko mengatakan terobosan tersebut sebagai tindak lanjut Perpres No. 65/2006 sebagai perbaikan Perpres No. 36/2005 mengenai pengadaan tanah untuk fasilitas umum yang belum seluruhnya dapat dilaksanakan.
Menurut Djoko, perbaikan peraturan telah ditindaklanjuti melalui SKB Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menyebutkan apabila 120 hari belum ada kesepakatan maka uang ganti rugi akan dititipkan kepada pengadilan.
Sementara itu, pemerintah dapat langsung membebaskan tanah tanpa menunggu kesepakatan harga dengan pemilik yang penting harganya sesuai dengan yang ditetapkan tim penilai independen.
Jika terjadi sengketa dengan pemilik tanah, katanya, akan mengacu kepada harga yang ditetapkan perusahaan penilai independen yang ditentuan Kepala BPN.
Sebelumnya Wapres mengatakan dalam pembebasan tanah pemerintah akan menggunakan jasa dari perusahaan penilai (apraisal) dan besarnya harga harus dipatuhi baik pemilik tanah atau pemerintah yang akan membayar ganti rugi.
Dalam pelaksanaan pembebasan tanah proyek infrastruktur di Indonesia selama ini berlangsung berlarut-larut sebagai contoh kasus JORR Jatiasih-Cikunir yang terlambat lebih dari dua tahun.
Kondisi pembebasan tanah yang berlarut-larut membuat investor yang akan membangun infrastruktur di Indonesia masih terbatas karena mempertimbangkan faktor ketidakpastian.
oleh : Lahyanto Nadie (ln)

Menjadikan Ruang Makan Tempat Favorit Keluarga

Selama ini ruang keluarga mungkin dianggap paling favorit, karena berfungsi sebagai tempat berinteraksi antaranggota keluarga. Namun banyak yang belum menyadari, bila ruang makanlah yang lebih banyak menciptakan keakraban penghuninya dibanding ruang keluarga.
Biasanya, anggota keluarga akan duduk di mana saja di ruang keluarga, namun tidak berinteraksi karena sudah terfokus pada televisi. Sementara, di ruang makan kita akan duduk terpusat pada satu meja dan hanya ada kegiatan bersantap. Dari situ akhirnya tercipta perbincangan, lalu saling berbagi cerita, sehingga terbentuk suatu keakraban yang intim.
Siapa pun tentunya ingin terus menjaga keakraban antaranggota keluarga dengan menciptakan suasana ruang makan yang menyenangkan. Berikut ini tips berguna yang disarankan para pakar untuk mendapatkan kenyamanan dan keakraban di ruang makan.
Saat merencanakan ruang makan, sebaiknya dimulai dengan memperhitungkan luasnya sehingga dapat menampung seluruh anggota keluarga. Jenis meja makan bisa saja dipilih sesuai dengan gaya desain yang diinginkan, namun kapasitasnya harus disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.
Pertimbangkan juga, apakah Anda termasuk tipe orang yang senang menjamu kerabat atau tidak. Kalau iya, bisa saja dirancang dua tempat ruang makan. Satu untuk sehari-hari yang kasual, sementara satu lagi untuk jamuan yang lebih formal.
Tidak ada salahnya menggandakan fungsi ruang makan dengan fungsi kegiatan yang sesuai bila sedang tidak dipakai untuk bersantap. Ruang makan sebenarnya dapat juga menjadi ruang belajar anak beserta temannya atau tempat melakukan pekerjaan kantor atau sekadar tempat berbincang- bincang santai ditemani secangkir teh hangat. Mengingat fungsinya yang variatif, sebaiknya unsur penerangan yang memadai dipertimbangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan tersebut.
Menyangkut tatanan ruang makan, bisa dilakukan menurut selera dan gaya masing-masing. Meski demikian, berikut ini beberapa gagasan yang disarankan para ahli yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam menata ruang makan.
Sebelum menata ruang makan sangat dianjurkan untuk mencermati pemilihan warna yang akan diterapkan. Percaya atau tidak, warna-warna tertentu bisa memengaruhi sisi psikologis dan nafsu makan. Contohnya, warna-warna hangat seperti merah, jingga dan kuning sangat tepat bila diterapkan pada ruang makan yang formal. Dari sisi psikologis, warna-warna ini membantu memicu selera makan, sehingga sesuai bagi tempat yang tujuan utamanya adalah untuk menjamu para tamu.
Agar tamu betah berlama-lama di meja makan, disarankan untuk memilih warna-warna hangat yang lebih gelap seperti emas atau kuning gading, jingga matang, terakota, ungu anggur, burgundi, dan merah keabuan. Warna-warna ini mampu memicu selera makan, sehingga membuat para tamu betah berlama-lama duduk sambil berbincang-bincang.
Hati-hati ketika menggunakan versi terang dari warna-warna hangat, terutama kuning terang dan jingga terang, karena warna-warna ini akan membuat orang cenderung makan lebih cepat. Tidak heran bila warna-warna tersebut kerap digunakan pada restoran cepat saji. Idealnya, menggunakan warna hangat yang terang sebagai aksen raja pada ruang makan dan bukan diterapkan pada dinding.
Biru bisa jadi merupakan warna favorit banyak orang dalam mendekor ruangan, namun sebaiknya menghindarkan warna ini untuk ruang makan. Warna biru cenderung menekan selera makan, sehingga suasana makan pun menjadi kurang menggairahkan.
Selain itu, sering-seringlah ganti centrepiece. Jangan terus-menerus menggunakan bunga plastik atau wadah lilin yang lama. Karena itu, bunga segar adalah pilihan yang baik, karena "memaksa" Anda untuk selalu menggantinya.
Tetaplah menata meja walau tidak sedang menjamu tamu. Tatalah secara apik dengan beberapa lapis taplak meja dan sebuah centrepiece baru. Meja makan yang tertata apik membuat suasana makan lebih mengundang dan tidak membosankan. Ketika menggunakan bunga segar sebagai centrepiece, pastikan lapisan atas meja benar-benar terlindungi dari risiko penguapan dan tumpahan air.
Hal lain yang perlu diperhatikan, sebaiknya tidak meletakkan meja dan kursi makan pada karpet yang ukurannya kurang besar. Ini untuk menghindarkan kemungkinan kaki kursi tersangkut di ujung karpet ketika kursi dipindahkan.
KehangatanAgar lebih mengundang selera, ciptakan kehangatan dengan warna hangat. Warna merah pada dinding memberikan kesan ruang yang lebih intim apalagi bila didukung dengan pencahayaan yang tepat. Set meja duduk dalam nuansa krem keabuan memberikan kontras warna pada keseluruhan ruang, namun juga menciptakan paduan warna yang serasi dan urban. Lukisan dalam warna senada dinding memberikan kesan modern, sementara hiasan etnik dalam bingkai kayu mampu menambah unsur kehangatan dalam ruang.
Jika warna merah dianggap terlalu berani untuk gaya Anda, cobalah warna kuning yang segar sebagai teman bersantap. Cukup apik untuk keluarga beranggota empat orang, meja makan segi empat dalam warna hitam dapat membuat tampilan ruang terlihat lebih luas. Pilihan kursi berwarna putih menambah kesan segar dan terang pada warna ruang ini.
Bila bosan dengan warna krem, Anda dapat mencoba memberikan unsur warna peach, sehingga terlihat lebih berwarna. Set meja dalam warna transparan membuat ruang terkesan lebih lapang, sementara set kursi dalam warna hitam kulit memberikan nuansa kasual modern. Lemari kecil dalam warna hitam merupakan tempat yang tepat untuk menyimpan berbagai keperluan bersantap.
Nuansa alami bisa terbentuk dari dinding ruang dalam warna hijau muda. Dalam kondisi ini meja makan bisa diset dengan warna keabuan dan hitam. Warna ini bisa memberikan efek kontras yang lebih keras pada warna alami yang lembut. Ruang makan yang tertata, tidak hanya mengundang selera, juga jadi tempat favorit keluarga. (Sumber: Red. harian-global.com)

Perlu Bank Fokus Perumahan

JAKARTA (Bisnis): DPP Asosiasi Pengembang Permukiman dan Perumahan Sederhana Seluruh Indonesia (Apersi) mendesak ditetapkan bank fokus untuk pembiayaan perumahan untuk menjamin kesinambungan sektor perumahan.
Hal itu terkait dengan rencana Menneg BUMN melakukan peleburan Bank Tabungan Negara (BTN) dengan BNI atau BRI.
Ketua Umum DPP Apersi Fuad Zakaria mengatakan pihaknya merasa perlu meminta ketegasan pemerintah untuk mengamankan program pembiayaan perumahan karena merasa terancam dengan rencana pemerintah terhadap BTN.
"Kalau ditanya mana bank yang cocok untuk bank fokus pembiayaan perumahan? Sejauh ini yang paling siap BTN. Sekitar 98% dari total pembiayaan RSh yang jadi consern pemerintah berasal dari BTN," katanya di Jakarta.
Dia mengakui pengembang resah dengan peleburan BTN karena kurang yakin akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pembiayaan perumahan rakyat yang menjadi usaha mayoritas pengembang nasional.
Menurut Fuad, banyak indikator yang bisa dijadikan rujukan untuk mematahkan argumentasi Menneg BUMN soal perlu BTN digabung ke dalam BNI atau BRI.
Dia memberi contoh tingkat rasio kredit BTN yang mencapai 93,4% dan rasio kecukupan modal (CAR) 18%. "Sebagai bank yang bergerak banyak di pembiayaan perumahan, jelas indikator itu suatu prestasi. Lalu kenapa tidak dipertimbangkan," ungkapnya. (tw)

Pertimbangan Berguna Membeli Furnitur

Beli ponsel atau barang elektronik lainnya, lazimnya orang cari referensi dan survei dahulu ke toko. Ketika membeli furnitur yang harganya lebih mahal dan digunakan dalam waktu yang lama, mengapa kebanyakan orang justru tidak berbuat hal yang sama?

Sejumlah pakar menemukan beberapa perilaku salah yang sering dilakukan orang dalam membeli furnitur. Para pengamat kemudian mencatat beberapa kesalahan umum ini, kemudian merangkumkan beberapa saran positif sebagai pengingat sebelum membeli furnitur.
Tidak Mempersiapkan

Seringkali ketika belanja furnitur, kita pergi tanpa pertimbangan apa-apa yang kita suka, apa rencana jangka panjang, bahkan yang paling sederhana, bagaimana ukuran dan bentuk ruangan yang akan ditempati furnitur.

Sarannya, sebelum belanja furnitur yang diinginkan, gambar terlebih dahulu denah ruangan beserta ukurannya. Cari referensi dari majalah desain. Kalau ada yang cocok, gunting dan bawa sebagai referensi. Bawa juga contoh cat ruangan. Apabila Anda menggunakan karpet atau wallpaper, sertakan juga contohnya.

Tidak Memerhatikan
Ruang toko atau megastore dapat membuat mata tertipu dengan skala proporsi. Sebuah furnitur akan terlihat sangat bagus dan sempurna di sebuah toko yang besarnya sebesar lapangan bola, tapi akan terlihat sangat aneh apabila ditempatkan pada ruangan yang minim. Sarannya, apabila berbelanja furnitur, pastikan membawa meteran kecil dalam dompet atau pakai benda-benda umum sebagai patokan ukuran, misalnya ubin.

Tidak Mencoba
Never buy seating without testing it out. Kalimat ini harus selalu diingat dalam membeli furnitur. Seringkali kita tertarik dengan bentuk yang ditawarkan, padahal furnitur diciptakan untuk kenyamanan, bukan hanya untuk menghibur mata. Sarannya, coba duduk dan rasakan, bila perlu coba dengan baca buku.

Terlalu Cepat
Setiap bahan furnitur akan terlihat berbeda apabila disorot dengan lampu yang berbeda. Sebelum memutuskan untuk membeli, bawa pulang terlebih dahulu contoh bahan. Cocokkan dengan kondisi ruangan dan sesuaikan dengan warna tembok ataupun furnitur lain dalam ruangan rumah kita.

Terdorong Emosi
Hati siapa yang tidak berteriak "saya mau" saat melihat sebuah furnitur dijual dengan diskon 50 persen? Tapi coba berpikir lebih jauh sebelum membelinya. Jika furnitur tersebut ternyata tidak sesuai dengan ukuran ruang, suasana, ataupun warna, maka kita telah menyia-nyiakan 50 persen dari yang harus dikeluarkan. Bijaknya, jangan membeli furnitur hanya 2 hari sebelum membutuhkan. Membeli furnitur butuh waktu yang lama, jangan terburu-buru, berikan kesempatan waktu untuk melihat sekeliling dan punya perbandingan.

Terlalu Banyak Masukan
Semakin banyak masukan yang diterima, semakin sulit memutuskan. Setiap orang memiliki selera yang berbeda. Jangan ajak terlalu banyak orang dalam membeli furnitur, batasi masukan dari teman-teman/keluarga yang dipercaya satu selera dengan kita.

Menolak Bantuan
Tanyakan kepada sales untuk mengetahui furnitur-furnitur yang diinginkan lebih detail. Walaupun terkadang ada sales yang sengaja melebih-lebihkan kelebihan sebuah produk, tapi pada dasarnya teori yang mereka berikan adalah product knowledge yang perlu diketahui konsumen.

Belanja di Akhir Minggu
Jika butuh seorang sales untuk membantu dan memberikan informasi, belanjalah pada hari biasa (bukan di akhir minggu), karena akhir minggu merupakan hari tersibuk bagi mereka, dan pertimbangan-pertimbangan yang diberikan pun menjadi tidak akurat.

Lupa Ukuran Pintu
Kebanyakan penjual menerima pertukaran barang, karena furnitur yang telah dibeli tidak dapat masuk pintu depan, tangga atau lift. Ukur terlebih dahulu setiap akses masuk yang akan dilewati furnitur (jangan memaksakan jendela sebagai alternatif).

Manfaatkan Momen
Salah satu produk yang sering menawarkan harga khusus adalah furnitur. Umumnya, sering ada promo atau diskon pada hari-hari besar. Coba kunjungi mal-mal yang khusus menjual produk furnitur atau tunggu pameran-pameran furnitur. Manfaatkan momen-momen tersebut untuk mendapatkan harga yang bagus. (RKC)

Tips Perawatan Springbed Lateks

Sama halnya dengan pakaian, kasur juga mempunyai perawatan khusus agar lebih tahan lama. Sayangnya, masih banyak konsumen yang belum mengetahui bagaimana cara merawat yang baik dan benar. Padahal, perawatan yang salah justru membuat alas tidur cepat rusak. Untuk hal ini, Fery Sutikno, Branch Manager PT Matrastama Maestro Perkasa berbagi tips :
Ganti posisi springbed tiap tiga bulan sekali. Dengan membalik posisi atas menjadi bawah, bagian kepala menjadi kaki atau sebaliknya. Hal ini untuk menghindarkan permukaan salah satu sisi "turun". Dengan membolak balik secara rutin, permukaan kasur akan rata secara keseluruhan. Kasur pun akan menjadi tahan lama, ujar Fery.
Hindari menjemur kasur berbahan lateks langsung di bawah terik matahari. Ini untuk menjaga supaya kelembaban lateks terjaga. Sebab, sengatan sinar matahari dapat menyebabkan lateks menjadi kering dan pecah-pecah. Jika kasur lateks terkena air, cukup angin-anginkan saja, tambah Fery.
(dikutip dari Koran Jawa Pos edisi Jumat 3 Juni 2005)

Menjaga Rumah Sehat Bebas Tikus

Tikus merupakan hewan pengganggu yang banyak dikeluhkan penghuni rumah. Tidak cuma karena sering menimbulkan suara gaduh, hewan ini dianggap menjadi sumber penyakit. Hampir semua spesies tikus suka masuk ke rumah untuk membangun sarang atau mencuri makanan. Sebaliknya, kehadiran tikus membuat penghuni rumah tidak nyaman.
Kalau rumah sudah dimasuki tikus, pasti penghuninya merasa sebal bukan main. Pintu, kabel dan perabotan rumah rusak digigit. Bermacam cara mangusir tikus dicoba, mulai dari menggunakan lem tikus sampai membuat perangkap. Cara itu sesaat berhasil, namun tidak lama kemudian, tikus "menyerang" lagi. Racun tikus memang efektif. Namun pengalaman membuktikan, sangat merepotkan. Sehabis memakan racun di rumah kita, tikus matinya di mana-mana. Sulit mencarinya. Ketahuannya kalau sudah membusuk, dan baunya tidak enak.
Kebersihan LingkunganTikus memang ada di mana-mana, khususnya di lingkungan rumah yang tidak beres dan cukup ideal bagi tikus untuk menetap, berpacaran, dan beranak pinak. Untuk menumpas semua tikus yang ada, menurut pengalaman, itu mustahil! Apalagi kalau rumah itu memang ideal bagi tikus. Yang dapat dilakukan ialah mengendalikan jumlahnya sampai tingkat populasi tertentu yang tidak mengganggu.
Pengendalian bisa dilakukan terpadu, secara biologis dengan memelihara kucing, kimia dengan racun tikus, fisik dengan memasang perangkap dan sanitasi menjaga kebersihan lingkungan.
Memelihara kucing tidak sepenuhnya mengatasi persoalan. Adakalanya kucingnya melempem, tidak mau menyerang tikus karena mungkin sudah kenyang ketika berpapasan dengan tikus. Kehadirannya dalam rumah dan pekarangan bisa dimanfaatkan untuk membuat tikus-tikus baru yang ingin menambah populasi yang ada tidak jadi mendekat.
Kunci dari upaya agar tikus enggan bersarang di rumah kita ternyata menjaga kebersihan lingkungan. Berbagai upaya membasmi tikus tetap akan tidak efektif kalau kebersihan lingkungan sekitar rumah tidak dijaga terus-menerus. Karena itu, sekali lagi, kunci dari permasalahan ini adalah kebersihan lingkungan.
Sampah yang ditumpuk sembarangan sangat disukai oleh tikus. Sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah, dan tidak dibiarkan mampir dulu di emperan, atau teritis rumah.
Setiap hari, banyak sampah "diproduksi" rumah tangga. Maka ada baiknya seluruh anggota keluarga diajak membuang sampah secara selektif. Sampah bisa dipilah menjadi sampah organik yang membusuk, seperti makanan, sayuran, serta buah-buahan, dan sampah anorganik yang tidak membusuk, seperti botol, kertas, kardus, ember, dan kaleng. Siapkan kantong plastik bekas belanjaan berukuran sedang atau besar di atas tempat sampah yang diperuntukkan bagi sampah organik. Jika sudah penuh, kantong diikat agar bau busuk sampah tidak menguap ke dalam rumah dan buang sesegera mungkin sebelum mengundang kedatangan tikus.
Kalau ada sisa barang yang diperkirakan masih dibutuhkan, misalnya kertas bon atau kuitansi untuk barang bukti penggantian suku cadang atau arsip dokumen lainnya, sebaiknya disediakan tempat khusus yang bebas tikus. Tong plastik sampah harus bertutup rapat. Tempat sampah yang sudah lama dan rusak, harus diganti dengan yang baru.
Usaha sanitasi lingkungan mencegah tikus masuk rumah tidak melulu soal sampah, penyimpanan makanan yang tidak beres juga akan mengundang kehadiran tikus. Makanan mutlak perlu disimpan dalam lemari, dan tidak dibiarkan di atas meja. Lemari makan ini (kalau belum disempurnakan) harus dibuat antitikus, dengan pintu yang bisa ditutup rapat, tapi lubang udaranya ditutup dengan anyaman kawat tahan karat. Sampah dan sisa makanan merupakan benda-benda yang menarik mendatangkan tikus.
Barang-barang bekas yang ditumpuk di belakang garasi juga perlu dibenahi, jangan sampai letaknya berantakan sampai dapat dijadikan sarang tikus. Tikus juga senang membuat sarang di ruangan antara lemari dan dinding. Lebih-lebih kalau lemari itu model sekarang, yang tidak berkaki tapi ditutup kayu sampai ke lantai, lalu ditempatkan di pojok ruangan.
Lemari sebaiknya ditempatkan di tengah bidang dinding, bukannya di sudut. Harus ada jarak tertentu yang cukup lebar antara lemari dan dinding supaya mudah menyapu setiap kotoran dan sisa bahan pembuat sarang tikus. Lorong kecil ini perlu diberi kapur barus.
Lemari yang jarang dibuka, sebaiknya juga diinspeksi secara berkala, lebih baik dengan memberi kapur barus, minimal sebulan sekali. Baunya yang menyengat tidak disukai oleh tikus.
Sehat itu mahal harganya. Hidup sehat dapat dimulai dari rumah yang sehat. Rumah sehat, rumah bebas tikus! (Red. harian-global.com dari berbagai sumber)

Menjaga Rumah Sehat Bebas Tikus

Tikus merupakan hewan pengganggu yang banyak dikeluhkan penghuni rumah. Tidak cuma karena sering menimbulkan suara gaduh, hewan ini dianggap menjadi sumber penyakit. Hampir semua spesies tikus suka masuk ke rumah untuk membangun sarang atau mencuri makanan. Sebaliknya, kehadiran tikus membuat penghuni rumah tidak nyaman.
Kalau rumah sudah dimasuki tikus, pasti penghuninya merasa sebal bukan main. Pintu, kabel dan perabotan rumah rusak digigit. Bermacam cara mangusir tikus dicoba, mulai dari menggunakan lem tikus sampai membuat perangkap. Cara itu sesaat berhasil, namun tidak lama kemudian, tikus "menyerang" lagi. Racun tikus memang efektif. Namun pengalaman membuktikan, sangat merepotkan. Sehabis memakan racun di rumah kita, tikus matinya di mana-mana. Sulit mencarinya. Ketahuannya kalau sudah membusuk, dan baunya tidak enak.
Kebersihan LingkunganTikus memang ada di mana-mana, khususnya di lingkungan rumah yang tidak beres dan cukup ideal bagi tikus untuk menetap, berpacaran, dan beranak pinak. Untuk menumpas semua tikus yang ada, menurut pengalaman, itu mustahil! Apalagi kalau rumah itu memang ideal bagi tikus. Yang dapat dilakukan ialah mengendalikan jumlahnya sampai tingkat populasi tertentu yang tidak mengganggu.
Pengendalian bisa dilakukan terpadu, secara biologis dengan memelihara kucing, kimia dengan racun tikus, fisik dengan memasang perangkap dan sanitasi menjaga kebersihan lingkungan.
Memelihara kucing tidak sepenuhnya mengatasi persoalan. Adakalanya kucingnya melempem, tidak mau menyerang tikus karena mungkin sudah kenyang ketika berpapasan dengan tikus. Kehadirannya dalam rumah dan pekarangan bisa dimanfaatkan untuk membuat tikus-tikus baru yang ingin menambah populasi yang ada tidak jadi mendekat.
Kunci dari upaya agar tikus enggan bersarang di rumah kita ternyata menjaga kebersihan lingkungan. Berbagai upaya membasmi tikus tetap akan tidak efektif kalau kebersihan lingkungan sekitar rumah tidak dijaga terus-menerus. Karena itu, sekali lagi, kunci dari permasalahan ini adalah kebersihan lingkungan.
Sampah yang ditumpuk sembarangan sangat disukai oleh tikus. Sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah, dan tidak dibiarkan mampir dulu di emperan, atau teritis rumah.
Setiap hari, banyak sampah "diproduksi" rumah tangga. Maka ada baiknya seluruh anggota keluarga diajak membuang sampah secara selektif. Sampah bisa dipilah menjadi sampah organik yang membusuk, seperti makanan, sayuran, serta buah-buahan, dan sampah anorganik yang tidak membusuk, seperti botol, kertas, kardus, ember, dan kaleng. Siapkan kantong plastik bekas belanjaan berukuran sedang atau besar di atas tempat sampah yang diperuntukkan bagi sampah organik. Jika sudah penuh, kantong diikat agar bau busuk sampah tidak menguap ke dalam rumah dan buang sesegera mungkin sebelum mengundang kedatangan tikus.
Kalau ada sisa barang yang diperkirakan masih dibutuhkan, misalnya kertas bon atau kuitansi untuk barang bukti penggantian suku cadang atau arsip dokumen lainnya, sebaiknya disediakan tempat khusus yang bebas tikus. Tong plastik sampah harus bertutup rapat. Tempat sampah yang sudah lama dan rusak, harus diganti dengan yang baru.
Usaha sanitasi lingkungan mencegah tikus masuk rumah tidak melulu soal sampah, penyimpanan makanan yang tidak beres juga akan mengundang kehadiran tikus. Makanan mutlak perlu disimpan dalam lemari, dan tidak dibiarkan di atas meja. Lemari makan ini (kalau belum disempurnakan) harus dibuat antitikus, dengan pintu yang bisa ditutup rapat, tapi lubang udaranya ditutup dengan anyaman kawat tahan karat. Sampah dan sisa makanan merupakan benda-benda yang menarik mendatangkan tikus.
Barang-barang bekas yang ditumpuk di belakang garasi juga perlu dibenahi, jangan sampai letaknya berantakan sampai dapat dijadikan sarang tikus. Tikus juga senang membuat sarang di ruangan antara lemari dan dinding. Lebih-lebih kalau lemari itu model sekarang, yang tidak berkaki tapi ditutup kayu sampai ke lantai, lalu ditempatkan di pojok ruangan.
Lemari sebaiknya ditempatkan di tengah bidang dinding, bukannya di sudut. Harus ada jarak tertentu yang cukup lebar antara lemari dan dinding supaya mudah menyapu setiap kotoran dan sisa bahan pembuat sarang tikus. Lorong kecil ini perlu diberi kapur barus.
Lemari yang jarang dibuka, sebaiknya juga diinspeksi secara berkala, lebih baik dengan memberi kapur barus, minimal sebulan sekali. Baunya yang menyengat tidak disukai oleh tikus.
Sehat itu mahal harganya. Hidup sehat dapat dimulai dari rumah yang sehat. Rumah sehat, rumah bebas tikus! (Red. harian-global.com dari berbagai sumber)

Tips Membersihkan Noda Meja Marmer

Jika meja marmer kotor atau bernoda, gosok noda tersebut dengan potongan jeruk nipis dan sedikit garam. Tapi lakukan hal ini dengan hati-hati agar tidak menggores marmer. Setelah nodanya hilang, cuci meja dengan air sabun seperti biasa dan keringkan.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan pasta dari campuran soda kue dan air. Gosokkan campuran ini pada meja yang terkena noda dan diamkan selama beberapa menit, setelah itu bilas dengan air hangat. Namun ingat, jangan membersihkan meja marmer dengan menggunakan minyak pelitur, karena akan melunturkan warna meja.

kiriman Yerni Rahmawatydikutip dari Tabloid RUMAH

Tips Mengatasi Rayap

Campurkan 1L minyak tanah dengan 2 sendok teh minyak sereh untuk bidang seluas 15 m2
Aduk hingga rata hingga tercium bau minyak sereh. Diamkan 2-5 menit.
Siramkan cairan tersebut dua-tiga kali ke bidang kayu. Biarkan selama 1-2 hari, hingga betul-betul kering.
Lakukan secara rutin tiap 6 bulan untuk perawatannya. Minyak sereh ampuh untuk menetralisasi bau minyak tanah, sekaligus mengusir lalat dan nyamuk.
dikutip dari Graha Mokondo

 
template by free-web-template.blogspot.com